Veda Ega Pratama Finis P9 di Moto3 Inggris 2026, Sempat Naik ke Posisi 7
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia yang berlaga di Moto3 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Loekepo.com — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama finis di posisi kesembilan pada balapan Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Northamptonshire, Minggu (9/8/2026). Membela Honda Team Asia, Veda mengamankan tambahan tujuh poin setelah melalui balapan yang berlangsung ketat hingga lap terakhir.
Veda mengawali balapan dari posisi ke-15. Start yang cukup baik membawanya naik ke posisi ke-11 pada awal perlombaan. Ia kemudian terus berusaha menjaga ritme di tengah persaingan ketat pembalap Moto3.
Pada pertengahan balapan, Veda bahkan berhasil masuk ke posisi ketujuh dan menjadi pemimpin rombongan kedua. Saat itu, jaraknya sekitar 2,7 detik dari kelompok pembalap terdepan.
Namun, posisi tersebut belum aman. Memasuki fase akhir balapan, Veda sempat turun hingga posisi ke-13 dengan tujuh lap tersisa. Pembalap berusia 17 tahun itu kemudian kembali bangkit dan masuk ke persaingan posisi finis.
Veda Kembali Menyerang pada Lap Terakhir
Memasuki lap terakhir, Veda mampu memperbaiki posisinya hingga berada di urutan ketujuh. Persaingan di kelompok tersebut berlangsung sangat ketat sehingga posisi pembalap berubah menjelang garis finis.
Veda akhirnya menyelesaikan balapan di posisi kesembilan dengan selisih 12,276 detik dari pemenang. Hasil tersebut memberinya tambahan tujuh poin dalam klasemen Moto3 2026.
Balapan Moto3 Inggris dimenangi pembalap Spanyol David Almansa. Álvaro Carpe finis kedua, sedangkan Valentín Perrone melengkapi posisi tiga besar.
Hasil Moto3 Inggris 2026
- David Almansa — 25 poin
- Álvaro Carpe — 20 poin
- Valentín Perrone — 16 poin
- Adrián Fernández — 13 poin
- Joel Esteban — 11 poin
- Jacob Kelso — 10 poin
- Rico Salmela — 9 poin
- Eddie O’Shea — 8 poin
- Veda Ega Pratama — 7 poin
- Matteo Bertelle — 6 poin
Performa Veda Tetap Menarik di Musim Debut
Hasil di Silverstone menjadi bagian dari perjalanan Veda dalam musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3.
Sebelum balapan Inggris, situs resmi MotoGP mencatat Veda telah mengumpulkan 90 poin dan berada di posisi keenam klasemen setelah paruh pertama musim. Ia juga mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium Grand Prix Moto3 ketika finis ketiga di GP Brasil.
Veda juga meraih podium ketiga di Le Mans. Selain itu, ia menunjukkan kemampuan melakukan comeback setelah beberapa kali memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan.
Dengan tambahan tujuh poin dari Silverstone, Veda kembali menunjukkan bahwa kecepatan dan konsistensinya menjadi modal penting dalam musim debutnya.
Apa Arti Hasil P9 bagi Veda?
Finis kesembilan mungkin bukan hasil tertinggi Veda pada musim 2026. Namun, jalannya balapan menunjukkan kemampuan pembalap Indonesia tersebut untuk bertarung di tengah persaingan ketat Moto3.
Dari posisi start ke-15, Veda mampu masuk ke tujuh besar sebelum kembali turun dan kemudian bangkit pada fase akhir. Kemampuan mempertahankan ritme sekaligus kembali menyerang menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan dari penampilannya di Silverstone.
Bagi Veda, tujuh poin tambahan juga tetap penting dalam persaingan klasemen. Musim 2026 masih menyisakan banyak kesempatan untuk mengumpulkan poin dan memperbaiki posisi.
Bagi Sobat Kepo yang mengikuti perkembangan pembalap Indonesia di ajang balap dunia, performa Veda di Silverstone menjadi salah satu catatan menarik dari musim debutnya di Moto3.
Profil Singkat Veda Ega Pratama
| Profil | Keterangan |
|---|---|
| Nama | Veda Ega Pratama |
| Tempat lahir | Wonosari, Gunungkidul, DI Yogyakarta |
| Tanggal lahir | 23 November 2008 |
| Usia | 17 tahun |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Tim Moto3 2026 | Honda Team Asia |
| Nomor balap | 9 |
| Motor | Honda |
| Prestasi penting | Podium ketiga Moto3 GP Brasil 2026 |
| Catatan sejarah | Pembalap Indonesia pertama yang meraih podium Grand Prix |
Veda Ega Pratama mulai mengenal balap motor sejak usia sangat muda. Menurut profil resmi MotoGP, ia memulai balapan ketika berusia sekitar enam tahun dan berkembang melalui berbagai jenjang balap sebelum akhirnya naik ke Kejuaraan Dunia Moto3. Ia merupakan putra mantan pembalap nasional Sudarmono.
Pada 2026, Veda menjalani musim penuh pertamanya di Moto3 bersama Honda Team Asia. Ia langsung mencatat sejarah dengan finis ketiga pada Moto3 GP Brasil, menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium dalam sebuah Grand Prix.
Jejak Prestasi Veda Ega Pratama di Moto3 2026
Musim 2026 menjadi musim penting bagi Veda Ega Pratama. Pembalap Indonesia berusia 17 tahun tersebut menjalani musim penuh di Moto3 bersama Honda Team Asia dan langsung mencatat sejarah dengan meraih podium pada Grand Prix Brasil.
| Seri | Hasil Veda | Catatan |
|---|---|---|
| GP Brasil | 🥉 P3 | Podium Grand Prix pertama Veda dan menjadi sejarah bagi Indonesia |
| GP Spanyol | P6 | Berhasil finis enam besar setelah start dari posisi ke-17 |
| GP Prancis | P4 | Hanya selangkah dari podium |
| GP Inggris | P9 | Start P15 dan mengamankan 7 poin di Silverstone |
Di GP Brasil, Veda finis ketiga dan mengamankan 16 poin. Hasil tersebut membuatnya menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih podium dalam Grand Prix kelas prototipe.
Pada GP Spanyol, Veda kembali menunjukkan kemampuan melakukan comeback. Ia memulai balapan dari posisi ke-17 tetapi mampu menyelesaikannya di posisi keenam dengan tambahan 10 poin.
Sementara itu, di GP Prancis, Veda finis keempat setelah memulai balapan dari posisi keenam. Ia hanya terpaut beberapa detik dari posisi podium.
Memasuki GP Inggris di Silverstone, Veda sempat menunjukkan kecepatan yang menjanjikan. Pada sesi Practice, ia bahkan menempati posisi ketiga.
Namun, hasil kualifikasi membuatnya harus memulai balapan dari posisi ke-15. Dalam balapan Minggu, Veda akhirnya finis kesembilan dan kembali mengumpulkan poin.
Apa yang Menarik dari Performa Veda?
Jika melihat perjalanan tersebut, kekuatan Veda bukan hanya terlihat dari satu hasil podium. Ia beberapa kali mampu memperbaiki posisi ketika harus memulai balapan dari grid yang kurang ideal.
Kemampuan melakukan comeback, menjaga ritme balapan, dan bersaing di kelompok depan menjadi modal penting bagi Veda dalam menjalani musim debutnya di Moto3.
Bagi Indonesia, perkembangan Veda juga menarik karena ia menjadi salah satu pembalap muda yang membawa nama Indonesia ke level tertinggi balap motor dunia.
Penulis Redaksi Loekepo
Redaksi Loekepo merupakan tim editorial yang menyajikan berita, informasi, edukasi, dan liputan terpercaya dari berbagai kategori, mulai dari nasional, internasional, teknologi, pendidikan, gaya hidup, hingga topik khusus. Setiap artikel disusun berdasarkan sumber yang kredibel dan melalui proses penyuntingan sebelum dipublikasikan.


