Kepo Soal
light_mode
Kepo Trending
Beranda » Utama » Travel & Wisata » 15 Tempat Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Dikunjungi Selain Pulau Komodo

15 Tempat Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Dikunjungi Selain Pulau Komodo

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

9. Pulau Kalong, Menyaksikan Ribuan Kelelawar Terbang Saat Senja

Pulau Kalong menjadi salah satu destinasi yang paling dinantikan wisatawan saat mengikuti paket island hopping di kawasan Labuan Bajo. Nama “Kalong” berasal dari banyaknya kelelawar buah yang menghuni hutan bakau di pulau ini.

Menjelang matahari terbenam, ribuan kelelawar keluar dari pepohonan dan terbang berkelompok mencari makan. Fenomena alam tersebut menciptakan siluet yang indah dengan latar langit senja berwarna jingga.

Sebagian besar kapal wisata sengaja berhenti di sekitar Pulau Kalong menjelang pukul 17.30–18.30 WITA agar wisatawan dapat menikmati atraksi alam ini.

Aktivitas yang bisa dilakukan:

  • Menikmati sunset dari kapal
  • Fotografi lanskap
  • Mengamati satwa liar

10. Manta Point, Surga Berenang Bersama Pari Manta

Bagi pencinta bawah laut, Manta Point menjadi destinasi yang hampir selalu masuk dalam paket wisata Labuan Bajo.

Di lokasi ini, wisatawan berkesempatan melihat bahkan berenang bersama ikan pari manta yang memiliki bentang sirip mencapai beberapa meter. Meski ukurannya besar, pari manta dikenal jinak dan tidak berbahaya jika tidak diganggu.

Namun karena merupakan habitat satwa liar, kemunculan manta tidak dapat dijamin setiap saat. Kondisi cuaca, arus laut, dan musim sangat memengaruhi peluang untuk bertemu satwa tersebut.

Tips:

  • Gunakan pelampung jika belum mahir berenang.
  • Jangan menyentuh atau mengejar pari manta.
  • Ikuti arahan pemandu demi keselamatan dan menjaga kelestarian satwa.

11. Taka Makassar, Pulau Pasir yang Muncul di Tengah Laut

Taka Makassar bukanlah sebuah pulau permanen, melainkan hamparan pasir putih yang muncul di tengah laut saat kondisi pasang tertentu.

Dilihat dari udara, bentuknya menyerupai bulan sabit yang dikelilingi air laut berwarna biru toska.

Karena ukurannya relatif kecil, wisatawan biasanya hanya singgah sekitar 20–40 menit untuk berfoto, menikmati panorama, atau sekadar berjalan di atas pasir putih yang lembut.

Lokasinya juga berdekatan dengan Manta Point sehingga sering dikunjungi dalam satu rangkaian perjalanan.


12. Air Terjun Cunca Wulang

Tidak hanya memiliki wisata laut, Labuan Bajo juga menawarkan wisata alam berupa air terjun.

Air Terjun Cunca Wulang berada sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Labuan Bajo dan dikelilingi hutan tropis yang masih asri.

Keunikan tempat ini adalah aliran sungai yang mengalir di antara tebing batu sehingga menyerupai ngarai alami.

Airnya berwarna biru kehijauan dan cukup jernih untuk berenang.

Wisatawan harus berjalan kaki sekitar 20–30 menit melewati jalan setapak sebelum mencapai lokasi air terjun.

Aktivitas:

  • Trekking
  • Cliff jumping (dengan pemandu)
  • Berenang
  • Fotografi alam

13. Air Terjun Cunca Rami

Jika ingin menikmati suasana yang lebih tenang, Air Terjun Cunca Rami dapat menjadi pilihan.

Lokasinya berada di kawasan hutan dengan jalur trekking yang cukup menantang.

Sepanjang perjalanan, wisatawan akan melewati perkebunan warga, sungai kecil, dan pepohonan rindang.

Air terjun ini memiliki debit air yang cukup besar terutama saat musim hujan.

Karena aksesnya lebih jauh dibanding Cunca Wulang, jumlah pengunjung biasanya tidak terlalu ramai sehingga cocok bagi pencinta alam.


14. Desa Wae Rebo

Desa Wae Rebo merupakan salah satu desa adat paling terkenal di Indonesia.

Terletak di pegunungan pada ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, desa ini dikenal dengan rumah adat berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang.

Untuk mencapai desa, wisatawan harus melakukan trekking sekitar dua hingga tiga jam dari Desa Denge.

Meski membutuhkan tenaga ekstra, pengalaman bermalam bersama masyarakat adat menjadi daya tarik utama.

Wisatawan juga dapat mengenal budaya Manggarai, mencicipi kopi lokal, serta menikmati suasana pegunungan yang sejuk.


15. Gua Batu Cermin

Gua Batu Cermin menjadi destinasi yang mudah dijangkau karena hanya berjarak sekitar 15 menit dari pusat Kota Labuan Bajo.

Nama “Batu Cermin” berasal dari fenomena pantulan cahaya matahari yang mengenai dinding batu kapur sehingga tampak berkilau seperti cermin.

Di dalam gua juga ditemukan fosil-fosil laut yang menunjukkan bahwa kawasan tersebut dahulu berada di bawah permukaan laut.

Wisatawan disarankan menggunakan jasa pemandu agar dapat memahami sejarah geologi sekaligus menjelajahi bagian gua dengan aman.


Tips Berwisata ke Labuan Bajo

Agar perjalanan lebih nyaman, Sobat Kepo dapat memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Pesan tiket pesawat dan hotel jauh-jauh hari, terutama saat musim liburan.
  • Gunakan tabir surya, topi, dan pakaian yang nyaman karena cuaca cenderung panas.
  • Siapkan uang tunai secukupnya untuk berjaga-jaga di lokasi yang belum menerima pembayaran digital.
  • Gunakan alas kaki yang sesuai jika berencana trekking.
  • Bawa obat pribadi dan perlengkapan snorkeling bila diperlukan.
  • Hindari memberi makan satwa liar, termasuk komodo.
  • Selalu mengikuti arahan pemandu wisata demi keselamatan.

Waktu Terbaik Berkunjung

Secara umum, Labuan Bajo dapat dikunjungi sepanjang tahun. Namun, musim kemarau sekitar April hingga Oktober sering menjadi pilihan karena cuaca lebih cerah dan kondisi laut cenderung tenang, sehingga aktivitas seperti island hopping dan snorkeling lebih nyaman.

Pada musim hujan, beberapa aktivitas luar ruangan dapat dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan gelombang laut.


Cara Menuju Labuan Bajo

Akses menuju Labuan Bajo semakin mudah berkat penerbangan langsung menuju Bandara Komodo dari beberapa kota besar di Indonesia.

Dari bandara, wisatawan dapat menggunakan taksi, kendaraan sewa, atau layanan transportasi lokal menuju hotel maupun pelabuhan.

Untuk menjelajahi pulau-pulau di sekitar Taman Nasional Komodo, tersedia berbagai pilihan kapal wisata, mulai dari perjalanan satu hari hingga paket liveaboard beberapa hari.


Estimasi Biaya Liburan

Besaran biaya bergantung pada gaya perjalanan, musim kunjungan, dan jenis akomodasi. Sebagai gambaran umum:

KebutuhanPerkiraan Biaya
Tiket pesawat pulang-pergiRp2.000.000–Rp5.000.000
Hotel per malamRp400.000–Rp2.500.000+
Paket island hoppingRp800.000–Rp2.500.000 per orang
MakanRp50.000–Rp150.000 per kali makan
Transportasi lokalMulai Rp75.000

Biaya dapat berubah sewaktu-waktu tergantung musim, ketersediaan, dan penyedia layanan.


Kesimpulan

Labuan Bajo menawarkan pengalaman wisata yang jauh lebih luas daripada sekadar melihat komodo. Mulai dari pulau-pulau eksotis, pantai unik, lokasi snorkeling kelas dunia, air terjun, gua, hingga desa adat yang kaya budaya, setiap destinasi menghadirkan pengalaman berbeda.

Dengan perencanaan yang matang, wisatawan dapat menikmati perpaduan keindahan alam, petualangan, dan kekayaan budaya Flores dalam satu perjalanan. Bagi Sobat Kepo yang sedang merencanakan liburan di Indonesia timur, Labuan Bajo layak menjadi salah satu destinasi utama dalam daftar perjalanan.

  • Penulis: Redaksi Loekepo

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less