Kepo Soal
light_mode
Kepo Trending
Beranda » Utama » Kuliner » Perbedaan Pecak Betawi dan Pecak Sunda, Kenali Cita Rasanya

Perbedaan Pecak Betawi dan Pecak Sunda, Kenali Cita Rasanya

  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pecak menjadi salah satu kuliner tradisional Indonesia yang memiliki banyak variasi di berbagai daerah. Meski sama-sama menggunakan ikan dan sambal sebagai elemen utama, Pecak Betawi dan Pecak Sunda memiliki karakter rasa, bahan bumbu, serta cara penyajian yang berbeda.

Bagi sebagian masyarakat, pecak sering dianggap sebagai satu jenis makanan yang sama. Padahal, setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri yang membuat pengalaman menikmati pecak menjadi berbeda.

Pecak Betawi dikenal dengan karakter sambal yang kuat, gurih, dan kaya rempah, sementara Pecak Sunda lebih menonjolkan rasa segar dari perpaduan cabai, bawang, dan bahan pelengkap yang memberikan sensasi pedas menyegarkan.

Perbedaan inilah yang membuat keduanya memiliki penggemar masing-masing di kalangan pencinta kuliner Nusantara.

Pecak, Olahan Ikan Tradisional dengan Banyak Versi

Secara umum, pecak merupakan hidangan berbahan dasar ikan yang dipadukan dengan sambal khas. Ikan biasanya digoreng atau dibakar terlebih dahulu, kemudian disajikan bersama sambal yang dibuat dari campuran cabai, bawang, rempah, dan bahan penyedap alami.

Namun, Indonesia memiliki kekayaan budaya kuliner yang membuat satu jenis makanan bisa berkembang menjadi berbagai versi sesuai daerah asalnya.

Pecak Betawi dan Pecak Sunda menjadi contoh bagaimana satu nama makanan dapat memiliki karakter berbeda meskipun sama-sama menggunakan bahan utama ikan.

Pecak Betawi, Kaya Rasa Gurih dan Rempah

Pecak Betawi merupakan salah satu kuliner khas masyarakat Betawi yang banyak dikenal di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Ciri khas Pecak Betawi terletak pada sambalnya yang memiliki rasa gurih, pedas, dan aroma rempah yang cukup kuat. Sambal pecak biasanya dibuat dengan perpaduan cabai, bawang, kemiri, jahe, kencur, dan bahan lainnya yang memberikan rasa lebih kompleks.

Ikan yang digunakan dapat beragam, mulai dari ikan air tawar seperti nila, gurame, hingga jenis ikan lainnya yang cocok dipadukan dengan sambal.

Karakter Pecak Betawi:

  • Rasa sambal lebih kaya dan berlapis.
  • Aroma rempah lebih terasa.
  • Cocok bagi pencinta makanan dengan rasa kuat.
  • Umumnya disajikan bersama nasi putih dan lalapan.

Kekuatan utama Pecak Betawi berada pada sambalnya yang mampu mengangkat rasa ikan sehingga terasa lebih gurih dan nikmat.

  • Penulis: Redaksi Loekepo

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less