Karena Rasa Ingin Tahu Membawa Kamu Lebih Jauh Jumat, 23 Oktober 2026

Beranda/Kerja & Karir

Cara Daftar Pekerja Migran Indonesia Secara Legal 2026, Panduan Lengkap agar Aman dari Penipuan

Bekerja di luar negeri harus melalui prosedur resmi agar memperoleh perlindungan hukum. Simak panduan lengkap cara daftar Pekerja Migran Indonesia (PMI), syarat, dokumen, tahapan seleksi, hingga keberangkatan melalui jalur legal.

Cara Daftar Pekerja Migran Indonesia Secara Legal 2026, Panduan Lengkap agar Aman dari Penipuan

BPJS Ketenagakerjaan Wajib Dimiliki

Masih banyak calon PMI yang mengira BPJS Ketenagakerjaan hanya diperlukan bagi pekerja di dalam negeri.

Padahal, berdasarkan ketentuan yang berlaku, pekerja migran Indonesia wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk pelindungan terhadap risiko sebelum bekerja, selama masa penempatan, hingga setelah kembali ke Indonesia. Manfaatnya mencakup perlindungan atas kecelakaan kerja dan risiko lain sesuai program yang berlaku. (SISKOP2MI)

Cara Menghindari Penipuan Lowongan Kerja Luar Negeri

Kasus penipuan masih menjadi salah satu tantangan terbesar bagi calon PMI. Pelaku biasanya menawarkan proses yang cepat dengan iming-iming gaji tinggi tanpa prosedur resmi.

Agar lebih aman, lakukan beberapa langkah berikut:

  1. Pastikan lowongan tersedia melalui jalur resmi atau pelaksana penempatan yang memiliki izin.
  2. Periksa legalitas perusahaan penempatan.
  3. Jangan menyerahkan paspor kepada pihak yang tidak berwenang.
  4. Jangan membayar biaya yang tidak memiliki dasar atau bukti resmi.
  5. Pastikan memperoleh Perjanjian Kerja sebelum berangkat.
  6. Ikuti seluruh tahapan melalui SISKOP2MI dan instansi resmi. (SISKOP2MI)

Kesalahan yang Sering Dilakukan Calon PMI

Beberapa kesalahan yang masih sering terjadi antara lain:

IKLAN
  • Percaya pada lowongan dari media sosial tanpa verifikasi.
  • Tidak membaca isi kontrak kerja secara menyeluruh.
  • Menggunakan jasa calo atau perekrut ilegal.
  • Mengabaikan pelatihan dan pembekalan.
  • Tidak memahami hak dan kewajiban selama bekerja.

Kesalahan-kesalahan tersebut dapat meningkatkan risiko masalah selama proses penempatan maupun ketika sudah bekerja di luar negeri.

Berapa Biaya Menjadi PMI?

Banyak calon PMI khawatir harus mengeluarkan biaya besar sebelum berangkat.

Pada prinsipnya, komponen biaya penempatan menjadi tanggung jawab pemberi kerja. Namun, terdapat pengecualian untuk jenis pekerjaan atau skema tertentu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan maupun aturan di negara tujuan. Di luar itu, calon PMI tetap dapat menanggung biaya pribadi seperti pembuatan dokumen tertentu apabila memang dipersyaratkan. (SISKOP2MI)

Kesimpulan

Bekerja di luar negeri dapat menjadi peluang meningkatkan kesejahteraan, tetapi prosesnya harus dilakukan melalui jalur resmi agar hak dan pelindungan pekerja tetap terjamin.

Dengan memanfaatkan layanan resmi seperti SISKOP2MI, mengikuti proses seleksi, melengkapi dokumen, memiliki BPJS Ketenagakerjaan, mengikuti Orientasi Pra Pemberangkatan, dan memperoleh E-KPMI, calon PMI memiliki bekal yang lebih baik untuk bekerja secara aman dan legal di negara tujuan. Pemerintah juga terus memperkuat sistem penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia melalui berbagai layanan terpadu. (SISKOP2MI)

Baca Juga