Kepo Sejarah Indonesia
light_mode
Kepo Trending
Beranda » Utama » Kerja & Karir » Setelah PHK, Harus Mulai dari Mana? Ini Langkah 30 Hari

Setelah PHK, Harus Mulai dari Mana? Ini Langkah 30 Hari

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Checklist 30 Hari Setelah PHK

Minggu pertama

  • Simpan seluruh dokumen PHK
  • Hitung uang yang tersedia
  • Hitung kebutuhan minimum bulanan
  • Tentukan runway
  • Cek hak dan program BPJS Ketenagakerjaan

Minggu kedua

  • Tentukan target pekerjaan
  • Perbaiki CV
  • Perbarui profil profesional
  • Buat daftar perusahaan target
  • Mulai melamar secara terarah

Minggu ketiga

  • Manfaatkan Karirhub dan job fair
  • Hubungi networking
  • Mulai mencari penghasilan sementara
  • Evaluasi skill yang dibutuhkan pasar

Minggu keempat

  • Evaluasi hasil lamaran
  • Perbaiki strategi
  • Tentukan kebutuhan skill baru
  • Hitung kembali runway
  • Susun rencana 60 hari berikutnya

FAQ

Apakah setelah PHK harus langsung mencari pekerjaan baru?

Sebaiknya mulai mencari peluang secepat mungkin, tetapi tidak berarti harus mengirim lamaran secara membabi buta. Beberapa hari pertama dapat digunakan untuk mengurus dokumen, menghitung kondisi keuangan, dan menyusun strategi.

Berapa lama waktu yang ideal untuk mendapatkan pekerjaan baru?

Tidak ada angka yang berlaku untuk semua orang. Lama pencarian dipengaruhi industri, pengalaman, lokasi, tingkat jabatan, kondisi pasar kerja, dan kemampuan yang dimiliki.

Karena itu, yang lebih penting adalah memiliki rencana keuangan berdasarkan runway, bukan menetapkan batas waktu yang sama untuk semua orang.

Apakah JKP otomatis diberikan setelah PHK?

Tidak. Peserta harus memenuhi persyaratan kepesertaan dan ketentuan program JKP. BPJS Ketenagakerjaan menyediakan informasi mengenai persyaratan, manfaat, dan proses pengajuan.

Apakah JHT dan JKP sama?

Tidak. JHT merupakan program jaminan hari tua dengan manfaat berupa akumulasi iuran dan hasil pengembangan sesuai ketentuan. JKP ditujukan untuk memberikan perlindungan ketika pekerja kehilangan pekerjaan, termasuk manfaat uang tunai, informasi pasar kerja, dan pelatihan.

Apakah setelah PHK lebih baik mencari kerja atau membuka usaha?

Tidak ada jawaban yang sama untuk semua orang.

Jika dana terbatas dan memiliki tanggungan besar, mendapatkan sumber penghasilan lebih dahulu biasanya menjadi prioritas.

Jika memiliki modal, pengalaman, kemampuan menjual, dan sudah menemukan kebutuhan pasar, usaha dapat menjadi pilihan.

Yang penting, jangan mempertaruhkan seluruh sumber daya pada satu keputusan tanpa menguji risikonya.

Kesimpulan

Terkena PHK memang dapat mengubah kondisi hidup secara drastis. Tetapi keputusan yang diambil setelah PHK dapat menentukan seberapa cepat seseorang kembali memiliki penghasilan.

30 hari pertama sebaiknya bukan digunakan untuk panik, melainkan untuk menata ulang posisi.

Amankan dokumen dan hak, hitung runway keuangan, kurangi pengeluaran yang tidak perlu, perbaiki CV, cari pekerjaan secara terarah, manfaatkan layanan pasar kerja, dan mulai mencari sumber pemasukan sementara jika diperlukan.

Jika setelah beberapa waktu pekerjaan baru belum didapatkan, jangan hanya memperbanyak jumlah lamaran. Evaluasi strategi, skill, target posisi, dan kondisi keuangan.

Dan jika akhirnya memilih membangun usaha, mulailah dari skala yang dapat ditanggung.

Karena setelah kehilangan pekerjaan, tujuan pertama bukan langsung mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang sama atau membangun bisnis besar.

Tujuan pertama adalah kembali memiliki kendali atas penghasilan dan masa depan.

Bagi Sobat Kepo yang sedang berada di fase ini, satu langkah kecil yang dilakukan hari ini jauh lebih berarti daripada menunggu sampai semuanya terasa sempurna.

Penulis

Redaksi Loekepo merupakan tim editorial yang menyajikan berita, informasi, edukasi, dan liputan terpercaya dari berbagai kategori, mulai dari nasional, internasional, teknologi, pendidikan, gaya hidup, hingga topik khusus. Setiap artikel disusun berdasarkan sumber yang kredibel dan melalui proses penyuntingan sebelum dipublikasikan.

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less