Kepo Sejarah Indonesia
light_mode
Kepo Trending
Beranda » Utama » Kerja & Karir » Belum Dapat Kerja Setelah PHK? Lakukan 7 Hal Ini

Belum Dapat Kerja Setelah PHK? Lakukan 7 Hal Ini

  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

7. Siapkan Jawaban untuk Pertanyaan tentang PHK

Ada satu pertanyaan yang kemungkinan muncul ketika melamar setelah PHK:

“Mengapa Anda keluar dari perusahaan sebelumnya?”

Jawab dengan jujur, singkat, dan profesional.

Jika memang terkena PHK, tidak perlu membuat cerita yang berbeda.

Contohnya:

“Posisi saya terdampak restrukturisasi perusahaan dan hubungan kerja kemudian berakhir. Setelah itu saya fokus memperbarui kemampuan dan mencari peluang yang sesuai dengan pengalaman saya.”

Tidak perlu menyalahkan perusahaan.

Tidak perlu menceritakan konflik internal.

Tidak perlu menjelaskan seluruh masalah perusahaan sebelumnya.

Fokus pada:

apa yang terjadi → apa yang dilakukan setelahnya → apa yang dicari sekarang.

Bagaimana Jika Sudah Mengirim 100 Lamaran tetapi Tetap Tidak Dapat Kerja?

Ini saatnya berhenti dan melakukan audit pencarian kerja.

Gunakan tabel sederhana:

PertanyaanEvaluasi
Berapa lamaran dikirim?Catat
Berapa yang dibalas?Catat
Berapa interview?Catat
Posisi apa yang paling banyak merespons?Identifikasi
Skill apa yang paling sering diminta?Catat
Apakah CV sudah disesuaikan?Ya/Tidak
Apakah networking dilakukan?Ya/Tidak
Apakah sudah mencoba pekerjaan kontrak/freelance?Ya/Tidak

Kemudian lihat masalah utamanya.

Jika CV tidak menghasilkan interview

Perbaiki:

  • CV;
  • target posisi;
  • kata kunci;
  • pengalaman;
  • skill.

Jika interview banyak tetapi tidak lolos

Fokus pada:

  • komunikasi;
  • contoh pengalaman;
  • pemahaman posisi;
  • latihan interview;
  • alasan pindah kerja.

Jika sudah mendapat tawaran tetapi gaji tidak sesuai

Baca artikel berikutnya dalam cluster ini:

Haruskah Menerima Gaji Lebih Rendah Saat Cari Kerja?

Karena mendapatkan pekerjaan kembali bukan satu-satunya tujuan.

Pekerjaan tersebut juga harus masuk akal secara finansial dan karier.

Jangan Menunggu Sampai Tabungan Habis

Ini bagian yang sangat penting setelah PHK.

Jika tabungan hanya mampu bertahan tiga bulan, jangan menggunakan seluruh tiga bulan tersebut hanya untuk menunggu pekerjaan tetap.

Mulailah mencari pemasukan sementara.

Pilihan dapat berupa:

  • freelance;
  • pekerjaan kontrak;
  • pekerjaan paruh waktu;
  • jasa berdasarkan skill;
  • pekerjaan harian;
  • usaha kecil;
  • pekerjaan sementara di luar bidang utama.

Pekerjaan sementara bukan berarti karier gagal.

Fungsinya adalah menjaga cash flow sambil mencari peluang yang lebih baik.

Apakah Harus Mengambil Pekerjaan di Bawah Level Sebelumnya?

Tidak selalu.

Tetapi jika kondisi keuangan sudah mendesak, jangan melihat pekerjaan hanya berdasarkan jabatan.

Pertimbangkan juga:

  • penghasilan bersih;
  • biaya transportasi;
  • jam kerja;
  • peluang belajar;
  • peluang berkembang;
  • stabilitas;
  • jarak;
  • benefit;
  • kemungkinan menjadi batu loncatan.

Pekerjaan yang terlihat lebih rendah secara jabatan bisa saja menjadi langkah strategis jika memberikan pengalaman baru dan membantu menjaga kondisi finansial.

Sebaliknya, pekerjaan dengan jabatan tinggi belum tentu bagus jika kompensasi dan prospeknya tidak sebanding.

Jangan Terjebak Mengejar Pekerjaan yang Sama Persis

PHK dapat menjadi momentum untuk melihat kembali karier.

Tanyakan:

Apa yang sebenarnya saya kuasai?

Bukan hanya:

Apa jabatan saya sebelumnya?

Seseorang mungkin sebelumnya bekerja sebagai:

Supervisor toko.

Tetapi skill yang dimiliki bisa meliputi:

  • mengelola tim;
  • mengatur stok;
  • membuat jadwal;
  • menangani pelanggan;
  • mengelola target penjualan;
  • melakukan laporan.

Skill tersebut dapat membuka peluang di bidang:

  • retail operations;
  • sales;
  • warehouse;
  • customer service;
  • business development;
  • operations.

Dengan demikian, PHK tidak harus berarti memulai dari nol.

Kalau Sudah Berbulan-bulan Belum Dapat Kerja?

Jika pencarian kerja sudah berlangsung beberapa bulan, evaluasi harus lebih serius.

Gunakan empat pertanyaan:

Apakah target pekerjaan terlalu sempit?

Jika iya, perluas.

Apakah skill masih sesuai?

Jika tidak, pilih satu skill prioritas untuk ditingkatkan.

Apakah CV menjelaskan nilai yang dapat diberikan?

Jika belum, perbaiki.

Apakah kondisi pasar di bidang tersebut sedang sulit?

Jika iya, pertimbangkan bidang yang masih berdekatan.

Jangan mengubah seluruh karier hanya karena panik.

Tetapi jangan pula mempertahankan strategi yang jelas-jelas tidak memberikan hasil.

Strategi harus berubah ketika data menunjukkan strategi tersebut tidak bekerja.

Rencana 14 Hari untuk Memperbaiki Pencarian Kerja

Jika selama ini lamaran belum memberikan hasil, Sobat Kepo dapat mencoba pola berikut.

Hari 1–2

Audit semua lamaran sebelumnya.

Hari 3

Pilih tiga jenis posisi utama.

Hari 4

Perbaiki CV berdasarkan posisi tersebut.

Hari 5

Perbarui profil profesional.

Hari 6

Buat atau perbaiki portofolio.

Hari 7

Hubungi lima orang dalam jaringan profesional.

Hari 8–10

Kirim lamaran yang benar-benar relevan.

Hari 11

Identifikasi skill yang paling banyak diminta.

Hari 12

Mulai belajar skill prioritas.

Hari 13

Latihan interview.

Hari 14

Evaluasi hasil dan tentukan strategi berikutnya.

Setelah itu, ulangi siklus tersebut.

FAQ

Mengapa sudah banyak mengirim CV tetapi tidak dipanggil?

Kemungkinan penyebabnya beragam, mulai dari CV yang tidak cukup relevan, posisi yang tidak sesuai, persaingan kandidat, pengalaman, skill, hingga kondisi pasar kerja. Karena itu, jumlah lamaran saja tidak cukup untuk menilai strategi pencarian kerja.

Apakah harus mengubah CV setiap kali melamar?

Tidak harus membuat CV baru dari nol. Namun, bagian penting seperti ringkasan profil, pengalaman relevan, dan skill sebaiknya disesuaikan dengan posisi yang dituju.

Apakah setelah PHK harus menerima pekerjaan apa saja?

Tidak. Tetapi jika kondisi finansial semakin tertekan, pekerjaan sementara atau pekerjaan yang sedikit berbeda dari target awal dapat menjadi jembatan untuk menjaga pemasukan.

Apakah perlu mengambil kursus setelah PHK?

Kursus dapat membantu jika skill yang dipelajari memang relevan dengan pekerjaan yang ditargetkan. Jangan mengambil kursus hanya untuk mengisi waktu tanpa mengetahui apakah skill tersebut dibutuhkan pasar.

Apakah networking benar-benar penting?

Ya. Networking dapat membuka informasi mengenai peluang yang mungkin tidak ditemukan hanya melalui portal lowongan. Namun, networking bukan berarti meminta pekerjaan kepada semua orang. Bangun hubungan profesional dan komunikasikan bidang yang sedang dituju.

Kesimpulan

Belum mendapatkan pekerjaan setelah PHK memang melelahkan, terutama ketika lamaran sudah dikirim berkali-kali.

Tetapi semakin banyak lamaran yang tidak menghasilkan respons, semakin penting untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi strategi.

Jangan hanya menambah jumlah CV.

Periksa apakah CV sudah sesuai, apakah posisi yang ditargetkan realistis, apakah skill masih relevan, apakah jaringan profesional sudah dimanfaatkan, dan apakah sudah memiliki sumber pemasukan sementara.

Yang paling penting, jangan menunggu sampai tabungan habis baru mulai mengubah strategi.

Mencari pekerjaan bukan perlombaan siapa yang paling banyak mengirim CV. Ini tentang menemukan kecocokan antara kemampuan, kebutuhan perusahaan, dan kondisi pasar kerja.

Bagi Sobat Kepo yang sedang berada di fase ini, jika 50 lamaran belum berhasil, mungkin jawabannya bukan mengirim 50 lamaran berikutnya dengan cara yang sama.

Mungkin sudah waktunya mengubah cara bermain.

Penulis

Redaksi Loekepo merupakan tim editorial yang menyajikan berita, informasi, edukasi, dan liputan terpercaya dari berbagai kategori, mulai dari nasional, internasional, teknologi, pendidikan, gaya hidup, hingga topik khusus. Setiap artikel disusun berdasarkan sumber yang kredibel dan melalui proses penyuntingan sebelum dipublikasikan.

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less