10 Tempat Wisata Wakatobi yang Wajib Dikunjungi, Panduan Liburan Lengkap 2026
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- visibility 26
- comment 0 komentar
- print Cetak

Panorama Kepulauan Wakatobi yang menjadi salah satu destinasi wisata bahari terbaik di Indonesia.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
4. Benteng Liya Togo
Benteng peninggalan Kesultanan Buton ini menjadi saksi sejarah perkembangan masyarakat Wakatobi.
Dari kawasan benteng, wisatawan dapat menikmati panorama laut dan permukiman tradisional.
Daya tarik
- Wisata sejarah
- Panorama laut
- Desa adat
5. Desa Wisata Liya
Desa Liya merupakan salah satu desa adat yang masih mempertahankan budaya lokal.
Wisatawan dapat melihat rumah tradisional, mengenal sejarah Kesultanan Buton, hingga menikmati pertunjukan budaya pada waktu-waktu tertentu.
6. Desa Sampela
Desa Sampela di Pulau Kaledupa merupakan permukiman Suku Bajo yang hampir seluruh rumahnya berdiri di atas laut.
Berjalan di jembatan kayu sambil menyaksikan aktivitas masyarakat Bajo menjadi pengalaman yang tidak ditemukan di banyak tempat lain di Indonesia.
7. Danau Sombano
Berbeda dengan pantai-pantai Wakatobi, Danau Sombano menawarkan suasana hutan yang tenang.
Danau ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam dan fotografi.
8. Roma Dive Site
Roma Dive Site di Pulau Tomia merupakan salah satu lokasi penyelaman terbaik di Wakatobi.
Kejernihan air serta dinding karang yang dipenuhi ikan tropis menjadikan lokasi ini favorit fotografer bawah laut.
9. Pantai Lakota
Pantai Lakota menawarkan pasir putih lembut dengan laut berwarna biru toska.
Pantai ini cocok untuk:
- Bersantai
- Berenang
- Piknik
- Menikmati matahari terbenam
10. Kampung Pandai Besi Binongko
Pulau Binongko terkenal sebagai daerah para pandai besi.
Hingga kini sebagian masyarakat masih mempertahankan teknik pembuatan parang, pisau, dan berbagai peralatan besi secara tradisional.
Wisata budaya ini menjadi daya tarik tersendiri selain wisata bahari.
Itinerary 3 Hari 2 Malam
Hari Pertama
- Tiba di Wangi-Wangi
- Pantai Waha
- Goa Kontamale
- Benteng Liya
- Sunset
Hari Kedua
- Menyeberang ke Kaledupa
- Pulau Hoga
- Desa Sampela
- Snorkeling
Hari Ketiga
- Belanja oleh-oleh
- Wisata kuliner
- Kembali ke bandara
Itinerary 5 Hari 4 Malam
Hari 1
- Wangi-Wangi
Hari 2
- Pulau Hoga
- Desa Sampela
Hari 3
- Pulau Tomia
- Roma Dive Site
Hari 4
- Pantai Lakota
- Island hopping
Hari 5
- Binongko
- Kampung Pandai Besi
- Kembali
Estimasi Biaya Liburan 2026
| Kebutuhan | Estimasi |
|---|---|
| Tiket Pesawat | Rp2.500.000–Rp6.000.000 |
| Hotel | Rp350.000–Rp2.000.000 |
| Homestay | Rp200.000–Rp500.000 |
| Diving | Rp800.000–Rp2.500.000 |
| Makan | Rp35.000–Rp100.000 |
| Island Hopping | Mulai Rp700.000 |
Tips Berkunjung
- Datang saat musim kemarau.
- Gunakan operator diving bersertifikat.
- Jangan menginjak terumbu karang.
- Hormati budaya masyarakat lokal.
- Kurangi penggunaan plastik sekali pakai.
- Gunakan tabir surya yang ramah lingkungan jika memungkinkan.
FAQ
Berapa hari ideal di Wakatobi?
Minimal 4–5 hari agar dapat menikmati beberapa pulau utama.
Apakah Wakatobi hanya cocok untuk penyelam?
Tidak. Wisatawan dapat menikmati pantai, budaya, kuliner, snorkeling, wisata sejarah, dan fotografi alam.
Apa destinasi terbaik untuk keluarga?
Pantai Waha, Goa Kontamale, Desa Liya, dan Pulau Hoga menjadi pilihan yang ramah untuk wisata keluarga.
Kapan waktu terbaik berkunjung?
Umumnya pada musim kemarau ketika kondisi laut lebih tenang dan visibilitas bawah air lebih baik.
Kesimpulan
Wakatobi menawarkan lebih dari sekadar destinasi menyelam kelas dunia. Gugusan pulau ini menghadirkan pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari pantai tropis, terumbu karang yang memukau, desa adat, permukiman Suku Bajo, hingga situs sejarah peninggalan Kesultanan Buton.
Dengan perencanaan perjalanan yang baik, wisatawan dapat menikmati keindahan alam sekaligus mengenal budaya maritim yang telah menjadi bagian dari identitas Wakatobi selama berabad-abad. Bagi pencinta wisata bahari maupun pelancong yang mencari pengalaman berbeda, Wakatobi adalah destinasi yang layak dikunjungi setidaknya sekali seumur hidup.
- Penulis: Redaksi Loekepo


