Ketentuan Baru Bagasi Garuda Indonesia Berlaku Mulai 1 September 2026, Simak Perubahan Lengkapnya
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

Garuda Indonesia menerapkan sistem Piece Concept untuk bagasi tercatat mulai 1 September 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk resmi mengubah ketentuan bagasi tercatat (checked baggage) bagi penumpang dengan menerapkan sistem Piece Concept mulai 1 September 2026. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh tiket yang dibeli atau diterbitkan mulai tanggal tersebut pada seluruh penerbangan yang dioperasikan Garuda Indonesia.[1]
Melalui kebijakan baru ini, perhitungan bagasi tidak lagi menggunakan Weight Concept atau berdasarkan total berat bagasi. Sebagai gantinya, Garuda Indonesia akan menggunakan Piece Concept, yaitu sistem yang menghitung hak bagasi berdasarkan jumlah koper dengan batas berat maksimum pada setiap koper.[1][2]
Perubahan tersebut diumumkan melalui laman resmi Garuda Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemudahan layanan sekaligus menyesuaikan standar bagasi dengan praktik yang telah diterapkan banyak maskapai internasional.[1]
Apa Itu Piece Concept?
Dalam sistem sebelumnya, penumpang memperoleh jatah bagasi berdasarkan total berat, misalnya 20 kilogram atau 30 kilogram yang dapat dibagi ke beberapa tas atau koper sesuai ketentuan.
Mulai 1 September 2026, hak bagasi akan dihitung berdasarkan jumlah koper yang diperbolehkan. Setiap koper memiliki batas berat maksimum sesuai kelas layanan dan rute penerbangan.[1]
Sebagai contoh, penumpang kelas ekonomi domestik memperoleh jatah 1 koper dengan berat maksimal 23 kilogram, sementara pada kelas layanan tertentu dan rute tertentu tersedia alokasi hingga 2 koper, masing-masing dengan berat maksimal 32 kilogram.[1][2]
Berlaku untuk Tiket yang Diterbitkan Mulai 1 September 2026
Garuda Indonesia menegaskan bahwa kebijakan ini tidak berlaku surut.
Artinya, tiket yang diterbitkan sebelum 1 September 2026 tetap mengikuti ketentuan bagasi lama, meskipun jadwal penerbangannya berlangsung setelah kebijakan baru mulai diterapkan.[1][3]
Sebaliknya, seluruh tiket yang dibeli atau diterbitkan mulai 1 September 2026 akan otomatis mengikuti sistem Piece Concept sebagai dasar perhitungan bagasi gratis.[1]
- Penulis: Redaksi Loekepo



